Chelsea vs Barca
Guardiola Antisipasi Serangan Balik
Rabu, 18-04-2012 18:02 | Kategori: Liga Eropa | Dibaca 1554 kali | Komentar : 0
Guardiola Berhitung (sp+) Berita Terkait
TERAKHIR kali jumpa Chelsea, Barcelona menang. Meski begitu, Pep Guardiola tetap minta armadanya waspada, terutama terhadap serangan balik Chelsea.
Gol Andres Iniesta ke gawang Petr Cech pada 2009 mengantarkan Blaugrana ke final Champions League dengan menyingkirkan Chelsea. Meski agregat 1-1, Barca lolos ke final berkat aturan gol tandang.
Pertandingan saat itu juga dihiasi sejumlah aksi kontroversial wasit Tom Henning Overbro. Banyak yang berpendapat The Blues berhak mendapat 5 penalti, tapi tak ada 1 pun yang diberikan Overbro.
Itu jadi alasan Chelsea terpacu membalas dendam. Tapi, Guardiola menilai tim asuhan Roberto Di Matteo tak akan bermain dengan motivasi seperti itu saat bertemu di Stamford Bridge pada leg I semifinal Champions League 2011/2012, Rabu (18/4) atau Kamis (19/4) WIB.
"Saya tak berpikir Chelsea akan bermain untuk balas dendam. Mereka akan bertarung untuk ke final. Mereka punya semangat dan tim inti yang sama dengan 2009. Generasi pemain mereka sangat unik. Ini mengagumkan," tutur Guardiola.
Guardiola juga menganggap jalannya pertandingan nanti bakal lebih rumit. Status juara bertahan membuat tim manapun bertekad mengalahkan Barca. Guardiola juga bakal mewaspadai serangan balik klub London Barat itu. Serangan balik mereka memang terkenal ampuh dan mematikan lawan.
"Ini akan lebih rumit. Kami adalah juara bertahan dan semua tim ingin mengalahkan kami. Eksekusi serangan balik Chelsea sangat mematikan. Kami bermain melawan tim terbaik di Eropa. Kami harus fokus," kata Guardiola.
Gelandang Barca Cesc Fabregas juga menyatakan Chelsea akan memberikan tantangan besar buat timnya. Ia juga setuju dengan pendapat pelatihnya yang menyebut serangan balik Chelsea sangat berbahaya.
Fabregas jelas tak asal cuap. Pengalaman 9 musim berkostum Arsenal jadi tolok ukur Fabregas dalam menilai permainan Chelsea.
"Bermain melawan mereka sangat sulit. Mereka dapat dengan mudah membuat serangan balasan dan mencetak gol di peluang pertama. Jadi, kami harus sangat hati-hati," cetus Fabregas.









