• Share :

Robertho Rouw

"Selain Kualitas, Wasit Indonesia Selalu Terancam"

Selasa, 08-05-2012 00:03 | Kategori: Bincang | Dibaca 2520 kali | Komentar : 0

KUALITAS wasit Indonesia diakui masih bobrok. Robertho Rouw, Ketua Komite Wasit PSSI, siap merombak sistem perwasitan Indonesia, bahkan dari nol.

Wasit lagi-lagi jadi sorotan. Kepemimpinan dan keputusan kontroversial mereka kerap mewarnai laga Indonesia Super League (ISL) 2011/2012.

Padahal, wasit Indonesia termasuk dapat bayaran tertinggi setiap memimpin pertandingan di Asia Tenggara. Bahkan, tingginya bayaran wasit Indonesia menduduki peringkat 5 besar di lingkup Asia.

Miris, memang, mengingat masalah itu bukan hal baru bagi sepakbola Indonesia. Tapi, tentu, tidak bisa dibiarkan jika ingin melihat sepakbola Indonesia maju dan berprestasi.

Itu pun disadari PT Liga Indonesia (LI) selaku operator kompetisi sepakbola profesional di Indoensia dan PSSI, khususnya Komite Waasit. Karena itulah, Senin (7/5), dipimpin langsung Robertho, seluruh wasit yang memimpin laga di ISL dikumpulkan.

Dari 32 wasit yang berkiprah di ISL, baru 16 yang berkumpul dalam pertemuan di The Bridge Function Room 3 lantai 3 Apartemen Rasuna, Kuningan, Jakarta.

Berbagai permasalahan yang mempengaruhi kualitas wasit di lapangan dievaluasi. Hasilnya akan dibawa ke rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan dijadikan bahan untuk menyiapkan wasit ISL dan jenjang kompetisi di bawahnya musim depan.

Menurut Robertho, karena permasalahannya begitu kompleks, Komite Wasit pun berencana merombak total sistem perwasitan di Indonesia. Diakui Robertho, itu pun berdampak terhadap nasib wasit Indonesia saat ini.

Sportiplus.com berkesempatan bicara banyak soal itu dengan Robertho. Berikut petikan wawancara dengannya:

Selain evaluasi, apa lagi yang dibahas dalam pertemuan dengan para wasit ISL, Senin (7/5)?
Komite Wasit PSSI minta komitmen kepada para wasit untuk manjalani tugas secara maksimal di sisa pertandingan ISL musim ini. Sebab, itu adalah pertemuan pertama Komite Wasit di bawah pimpinan saya dengan para wasit. Maklum saja, kericuhan pada beberapa laga terakhir ISL tak lepas dari ulah wasit.

Apakah maksimal mengingat yang hadir dalam pertemuan itu hanya separo dari 32 wasit ISL?
Itu memang tidak bisa kami hindari karena kompetisi tengah berjalan. Akan ada pertemuan gelombang ke-2. Dan, tidak hanya wasit, seluruh perangkat pertandingan pun akan kami undang dalam pertemuan ke-2 itu.

Bicara evaluasi sebagai pokok pertemuan itu, faktor apa sebenarnya yang pengaruhi wasit dalam mengambil keputusan di lapangan?
Intinya 1, mereka merasa keamanan mereka tidak terjamin, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sebab, ancaman bukan hanya datang dari suporter ataupun tim yang tengah bertanding, tapi juga panpel pertandingan yang meneror wasit.

Mengejutkan memang mengetahui fakta itu. Panpel bukan jadi pelindung, tapi justru ikut mengancam wasit.

Selain itu, kami pun akan membuat kebijakan yang melarang tim, baik tuan rumah ataupun tamu, memberikan hadiah kepada wasit meski alasannya karena telah memimpin pertandingan dengan baik. Jika tidak, wasit pasti akan berat sebelah. Mereka akan berpikir memihak kepada tim tertentu dengan harapan mendapat hadiah setelah pertandingan selesai.

Yang terakhir adalah infrastruktur. Hampir di semua stadion di Indonesia, wasit akan berjalan bersamaan dengan para pemain dari ke-2 tim saat memasuki kamar ganti. Di saat itulah, intimidasi datang terhadap para wasit.

Lalu, apa yang akan dilakukan Komite Wasit?
Saat ini, di tengah kompetisi yang masih bergulir, kami baru bisa menggelar pertemuan dengan para wasit dan perangkat pertandingan. Musim depan, kami berencana merobak total sistem perwasitan Indonesia.

Mulai perekrutan wasit hingga penempatan wasit yang akan memimpin sebuah pertandingan akan ditata ulang. Tidak lagi dengan sistem degradasi dan promosi yang dilakukan lewat penyegaraan sebelum kompetisi bergulir. Semua harus kami rombak ulang dari nol.

Sebab, pada awalnya, para wasit itu jadi barang dagangan bagi Pengprov PSSI di seluruh wilayah Indonesia yang memang jadi pihak yang merekomendasikan para wasit untuk memimpin pertandingan pada jenjang kompetisi ISL, Divisi Utama, Divisi I, II atau III.

Jadi, dengan kurikulum yang akan kami rancang, termasuk dari evaluasi pertemuan itu, kami akan berlakukan semacam open recruitmen untuk jadi wasit.

Dan, Pengprov PSSI hanya bertugas sebagai tuan riumah penyelenggara penyegaran wasit. Yang menjalankan penyegaran dan memilih wasit yang lolos tetap dari pengurus PSSI pusat, dalam hal ini adalah Komite Wasit.

Jadi, bisa ada perombakan besar-besaran bagi wasit Indonesia mulai musim depan?
Betul. Tidak bisa lagi dengan sistem degradasi dan promosi. Wasit Divisi Utama yang bagu naik ke ISL atau wasit ISL yang buruk turun ke Divisi Utama. Kualitaslah yang akan membuat mereka jadi wasit dan ditempatkan sesuai kualitas mereka di salah 1 jenjang kompetisi yang ada.

Untuk mengawal kualitasnya, apa rencana yang sudah disiapkan Komite Wasit?
Kami akan coba rekomendasikan kepada FIFA untuk memberikan lisensi Referee Assessor bagi wasit Indonesia yang telah punya lisensi FIFA. Mereka akan ditempatkan pada pertandingan-pertandingan yang tidak live dan bertanggung jawab melaporkan kepemimpinanan  wasit yang memimpin laga itu kepada Komite Wasit. Saat ini, Indonesia memang belum punya Referee Assessor.

Jadi, bukan lagi pengawas pertandingan. Sebab, tugas pengawas pertandingan bukan mengawasi kinerja wasit, melainkan mengawasi berbagai hal yang menyangkut sebuah pertandingan. Misal, infrastuktiur dan keamanan. Pengawas pertandingan pun tak bertanggung jawab kepada Komite Wasit, melainkan kepada panpel.

sp+/sp+
  • PRIIITTTTT!!!

    17:37Persela Tahan Arema: Derbi Jawa Timur meriahkan Stadion Surajaya, Rabu (22/5). Laga Persela Lamongan kontra Arema Indonesia itu pun berakhir 0-0.
    15:31Persiram-Persija 0-0: Persija Jakarta raih 1 poin di markas Persiram Raja Ampat. Rabu (22/5) di Stadion Wombik, laga berakhir 0-0.
    15:28Putri ke Vietnam: PP PBVSI seleksi pemain putri. Mereka bakal diterjunkan ke kualifikasi Kejuaraan Dunia di Vietnam, Juni 2013.
    14:54Murray Cedera: Andy Murray tak ke Rolland Garros. Ia absen dari Frech Open 2013 lantaran cedera saat main di Italian Open.
    12:12San Antonio Melaju: Tony Parker produktif. San Antonio Spurs libas Memphis Grizzlies 93-89 (OT) dan unggul 2-0, Rabu (22/5) WIB.
    03:13UEFA Pilih Rizzoli: Final Champions League 2012/2013 sudah di depan mata. UEFA tanpa ragu tunjuk Nicola Rizzoli sebagai wasit.
    02:36Amauri Berlanjut: Carvalho Amauri teken perpanjangan kontrak bersama Parma, Selasa (21/5). Ia di Enio Tardini hingga 2016.
    Selengkapnya
 
 

Berita Terpopular

Schuerrle Siap Lupakan Leverkusen

Bayer Leverkusen

Schuerrle Siap Lupakan Leverkusen
Selasa, 21-05-2013 02:04
3 Besar, Chelsea Lengkapi Sukses

Chelsea 2-1 Everton

3 Besar, Chelsea Lengkapi Sukses
Senin, 20-05-2013 04:02
Bos Baru, Chelsea Perlu Bersabar

Chelsea

Bos Baru, Chelsea Perlu Bersabar
Selasa, 21-05-2013 16:02
Tradisi Terjaga, Arsenal Pun Lega

Newcastle 0-1 Arsenal

Tradisi Terjaga, Arsenal Pun Lega
Senin, 20-05-2013 05:03
Mou Pergi, Madrid tak Bakal Lupa

Real Madrid

Mou Pergi, Madrid tak Bakal Lupa
Selasa, 21-05-2013 06:02

Live Score

Selengkapnya

Klasemen Sepakbola

  • No
  • Klub
  • Main
  • Poin
  • 1
  • Manchester United
  • 38
  • 89
  • 2
  • Manchester City
  • 38
  • 78
  • 3
  • Chelsea
  • 38
  • 75
  • 4
  • Arsenal
  • 38
  • 73
  • 5
  • Tottenham Hotspur
  • 38
  • 72
Selengkapnya
  • Top Skorer

    • No
    • Nama
    • Klub
    • Gol
    Selengkapnya
ping fast my blog, website, or RSS feed for Free