Madrid Open 2012
Serena & Federer Jagoan Blue Clay
Senin, 14-05-2012 02:30 | Kategori: Jaring | Dibaca 1596 kali | Komentar : 0
Serena & Federer Jagoan Blue Clay (sp+) Berita Terkait
SERENA Williams dan Roger Federer buktikan diri sebagai petenis terbaik di blue clay. Itu mereka jabarkan lewat prestasi juarai Madrid Open, Minggu (13/5).
Bagi Serena, kemenangan di Madrid menandai dominasinya atas Victoria Azarenka. Di final, petenis Belarusia itu diperdaya 6-1, 6-3. Serena pun menuai rekor 7-1 atas Azarenka. Kemenangan Azarenka terjadi di Miami 2009.
"Saya bekerja keras menghadapi masa sulit dan kondisi yang tak menguntungkan. Saya bahagia atas sukses kali ini," kata Serena seperti dikutip AP.
Serena, pemilik 13 trofi juara Grand Slam, memenangi 4 game pertama dan tak kesulitan menghentikan perlawanan Azarenka. Tak terlihat sisa-sisa penyakit yang membuat Serena istirahat lama pada 2011. Ia yakin bisa bermain lebih baik lagi.
Dalam pertandingan antara 2 petenis berpukulan keras itu, Serena berjaya atas Azarenka di lapangan blue clay yang pertama kali digunakan di Madrid. Selain servis kerasnya, Serena juga membuat pengembalian yang sulit diantisipasi petenis Belarusia itu.
Dari servisnya, Serena menghunjamkan 14 ace. Dari bola-bola yang digelontorkan, Serena membuat juara Australia Terbuka 2012 itu tunggang langgang. Azarena bahkan lakukan double fault yang membuat Serena unggul 3-0.
Kebingungan Azarenka membuat pukulannya kacau. Dalam keadaan Serena sudah jatuh lantaran licinnya permukaan blue clay, forehand Azarenka justru menyangkur di net. Padalah, areal pertahanan lawan sangat terbuka.
Gelar itu jadi koleksi ke-41 Serena dari kancah WTA, termasuk 2 pada 2012. Sebelumnya Serena juara di Charleston. Dari jenis lapangan, petenis berusia 30 itu tak terkalahkan dalam 13 pertandingan di clay court.
Sementara Azarenka tahun ini mengumpulkan 4 gelar. "Selamat kepada Serena. Ia bermain sangat hebat sepanjang pekan ini," kata Azarenka.
Di bagian putra, Federer jadi yang terbaik di tur berstatus Seri Master 1.000 itu. Di final, dari ketertinggalan di set 1, petenis Swiss berperingkat 3 ATP itu bangkit dan akhirnya benam Tomas Berdych (Republik Ceko) 3-6, 7-5, 7-5.
Atas sukses itu, Federer menuai 20 gelar dari tur Seri Master 1.000, sama dengan yang ditoreh peringkat 2 ATP Rafael Nadal saat juara di Barcelona pada 6 Mei lalu. Itu jadi gelar ke-74 Federer, termasuk 16 trofi terhormat dari kancah Grand Slam.
Tahun ini Federer meraup 4 gelar. Tiga lainnya di Rotterdam, Dubai, dan Indian Wells. Kesertaan di Madrid jadi yang pertama setelah gagal di babak 3 Miami dari Andy Roddick.
Dari total hadiah, Federer pun melewati rekor US$ 70 juta sepanjang kariernya. Memasuki Madrid Open, ia punya catatan total hadiah US$ 69.746.521. Senin (14/5), Federer kembali ke peringkat 2 ATP, geser Nadal. Status itu terlepas dari Federer pada 14 Maret 2011.














