PSSI
Mennegpora & KONI Harus Netral
Minggu, 10-06-2012 23:32 | Kategori: Sepakbola Nasional | Dibaca 1533 kali | Komentar : 0
Mennegpora & KONI Harus Netral (sp+) Berita Terkait
SOAL PSSI, Lalu Mara Satriawangsa berharap Mennegpora dan KONI Pusat netral. Tak terkecuali soal menerima perwakilan dari 2 kepengurusan PSSI.
Senin (11/6), PSSI pimpinan La Nyalla Mattalitti dijadwalkan menghadap Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) serta KONI Pusat.
Menyikapi rencana itu, Lalu Mara selaku tim manajer Pelita Jaya FC yang berkiprah di Indonesia Super League (ISL) menuntut netralitas dan komitmen Mennegpora maupun KONI Pusat atas nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kepengurusan PSSI pimpinan La Nyalla dan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin.
"Apapun yang sudah disepakati 2 kepengurusan PSSI di hadapan tim investigasi AFC harus dihormati dan didukung Mennegpora dan KONI Pusat. Sebab, pelaksanaan MoU itu langsung di bawah pengawasan AFC dan FIFA," tegas Lalu Mara, Minggu (10/6).
"Untuk itu, netralitas harus dijunjung. Jangan lagi Mennegpora dan KONI pusat sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam urusan olahraga malah berpihak," lanjut Lalu Mara.
Sebagai langkah awal, sikap Mennegpora dan KONI Pusat yang menerima secara bergantian 2 kepengrusan PSSI pun dikritisi Lalu Mara. Menurutnya, cara penerimaan itu bisa membangun wacana pemerintah berpihak ke 1 pihak.
"Sekarang La Nyalla, besok Djohar. Di sini peran pemerintah harusnya netral. Mennegpora semestinya tidak boleh menerima 1 pihak. Harus ke-2 belah pihak diterima secara bersamaan," ujar Lalu Mara.
"Mennegpora dan KONI punya hak memanggil mereka secara bersamaan. Jangan sampai muncul wacana seolah-olah pemerintah mendahulukan dan berpihak ke salah 1 kubu. Contoh tim investigasi AFC. Mereka saja bisa mempertemukan 2 kepengurusan PSSI pada 1 meja," tandas Lalu Mara.
La Nyalla beserta Komite Eksekutif (Exco) PSSI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) 18 Maret 2012 dijadwalkan menghadap Mennegpora dan KONI Pusat pada Senin (11/6). Menurut rencana, pukul 14:00 WIB mereka tiba di Mennegpora dan dilanjutkan ke KONI Pusat.











