17 November 2011 | 21:47
Renang
6 Emas Puaskan PRSI
RENANG Indonesia penuhi target 6 emas meski sempat terkecoh scoring board. Total Merah Putih mendulang 6 emas, 8 perak, 10 perunggu. PRSI pun puas.
Tim estafet Indonesia dan segenap penonton di kolam renang Jakabaring Sports City, Kamis (17/11), sempat berdebar. Fauzi Triady tiba paling dulu sebagai perenang ke-4 dalam estafet gaya ganti putra. Tapi, pencatat waktu justru menunjukkan Singapura sebagai juara.
Panitia pun rapat kilat dan dari para juri diketahui salah satu perenang Singapura terkena diskualifikasi lantaran perenang lanjutan terjun ke air sebelum rekannya menyentuh dinding. Indonesia pun resmi jadi juara dengan waktu 3 menit 41,35 detik, disusul Thailand 3:48,82, dan Malaysia 3:51,65.
Dengan catatan itu, Indonesia memecahkan rekor SEA Games atas nama tim Indonesia yang diciptakan di Laos pada 2009. Waktu itu yang tampil adalah Glenn Victor, Indra Gunawan, Fauzi Triady, dan Guntur dengan waktu 3:41,72. Tim sukses tahun ini tiga perenang sama kecuali Siman yang menggantikan Guntur. Susunan perenang Siman, Indra, Glenn, dan Fauzi.
"Dari waktunya saja kami sudah heran. Kami sempat terkejut meski tetap yakin juara," kata pelatih kepala Hartadi Nurtjojo, Kamis (17/11).
Hartadi menjelaskan, meski sempat terkejut, keempat perenang tetap yakin mereka tampil sebagai yang terbaik. Pasalnya, dari catatan waktu yang ditoreh, mereka paham hal itu hampir sulit diterima.
"Anak-anak sempat terkejut, tapi mereka juga yakin sebab mereka tahu soal catatan waktu," tandas Hartadi.
Hartadi mengaku sangat puas atas usaha pasukannya. Dan, I Gde Siman Sudartawa jadi bintang kolam renang tim Indonesia dengan mengemas 4 emas. Selain dari estafet 4 x 100 m gaya ganti putra, ia menguasai semua gaya punggung putra, yakni 50 m, 100 m, dan 200 m.
Emas estafet adalah keping tertinggi satu-satunya dari enam nomor yang dilombakan pada hari terakhir. Indonesia juga meraih perunggu nomor 200 m gaya ganti putri atas nama Ressa Kania.
Tentang pencatat waktu yang tak sesuai itu juga terjadi di hari pertama, Senin (13/11). Tapi, itu hanya terjadi dalam satu lomba dan lewat rapat para ofisial akhirnya diperoleh catatan waktu yang disetujui semua negara peserta.
tia
BERITA LAINNYA
more...